Walipos.com | Indonesia Lautan Dakwah

Kamis, 24 Juli 2014
Previous Selanjutnya
NU Luncurkan MyHalal NU Luncurkan MyHalal Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama melalui Koperasi Mabadiku Bintang Sembilan meluncurkan My...
MPU Usut Ajaran Sesat, 25 Orang Diperiksa Polisi MPU Usut Ajaran Sesat, 25 Orang Diperiksa Polisi Ketua MPU Aceh, Drs Ghazali Mohammad Syam berharap masyarakat bersabar menunggu keputusan ...
Jokowi Unggul di  24 Provinsi Jokowi Unggul di 24 Provinsi Berdasarkan data di situs KPU serta rekapitulasi suara di 497 kabupaten/kota di 33 provins...
MP3I Minta Prabowo-Jokowi Bahu-Membahu Bangun Bangsa MP3I Minta Prabowo-Jokowi Bahu-Membahu Bangun Bangsa Di tengah Pilpres 2014 yang ditingkahi dengan kompetisi menegangkan selama kurun April-Jul...
Israel Makin Brutal Israel Makin Brutal Untuk mengakhiri konflik kebrutalan penjajah Israel, Sekjen PBB Ban Ki-moo bertolak ke  Ti...
PBNU: Nahdliyin Harus Tenang dan Santun Menghadapi Pengumuman 22 Juli PBNU: Nahdliyin Harus Tenang dan Santun Menghadapi Pengumuman 22 Juli Masyarakat Indonesia harus pandai-pandai menunjukkan rasa syukur atas berkah kedamaian yan...

    Alhamdulillah, Kapolri Izinkan Polwan Pakai Jilbab

      Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyambut baik langkah tegas jajaran Polri terkait aspirasi masyarakat tentang penggunaan Jilbab dikalangan anggota Polwan. Apresiasi  ini muncul  usai membaca Keputusan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo yang telah menerbitkan  SK Polwan Berjilbab.

      “Kami senang  Kapolri menyambut baik aspirasi dari masyarakat yang menghendaki adanya peraturan seragam Polwan berjilbab,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Al Muzzammil Yusuf kepada wartawan, Selasa (17/09).

      Menurut  Al Muzzammil, pada prinsipnya Kapolri tidak keberatan dengan polwan berjilbab dan akan diatur lebih lanjut melalui Surat Keputusan Kapolri.

      Dalam situs resmi Polri disebutkan bahwa Kapolri Timur Pradopo mengatakan sudah ada 61 mode dan warna seragam Polwan Berjilbab untuk seluruh kesatuan Polwan di Kepolisian yang merupakan aspirasi dari masyarakat.

      “Ini merupakan wujud sikap tanggap Polri terhadap aspirasi masyarakat,” jelas Al Muzzammil.

      Untuk itu Komisi III DPR RI mendukung Kapolri untuk segera menindaklanjutinya dengan Surat Keputusan Kapolri tentang dibolehkannya polwan berjilbab.

      “Dalam kesimpulan tersebut dilampirkan foto 61 model dan warna jilbab untuk berbagai kesatuan Polwan di Kepolisian,” ujarnya.


        • Dibaca: 526 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info